Tugas Searching

Pertanyaan :
Silahkan kalian mencari referensi tentang operator pengerjaan beserta contoh soal dan penjelasannya.

Status : Tercapai

Keterangan : saya telah mengerjakan tugas ini.

Pembuktian:

1. Operator Pengerjaan (assignment operator)

Operator pengerjaan pada pseudocode berupa simbol panah Y ? Tentu saja tidak karena 3 tidak lebih dari Y. sehingga, hasil dari hubungan perbandingan ini akan menghasilkan nilai false, atau dalam bahasa C akan menghasilkan numerik 0. Tanda ‘>’ pada ‘X > Y’, merupakan operator yang digunakan untuk menghubungkan kedua operand X dan Y dengan cara membandingkan nilai kedua operand tersebut.

5.Operator logika (logical operator)
Nilai perbandingan operator logika menghasilkan dua kemungkinan nilai yaitu true atau false. Operator ini banyak digunakan pada penyeleksian suatu kondisi pada statement IF.
Contoh:
“ATAU” Operator Logical:

Jika Anda ingin memilih baris yang memenuhi setidaknya satu dari kondisi yang diberikan, Anda dapat menggunakan operator logis, OR.

Sebagai contoh: jika Anda ingin mencari nama-nama siswa yang belajar baik Matematika atau Sains, query akan seperti,

SELECT first_name, last_name, subject
FROM student_details
WHERE subject = ‘Maths’ OR subject = ‘Science’
Outputnya akan menjadi sesuatu seperti,

first_name last_name subject
————- ————- ———-
Anajali Bhagwat Maths
Shekar Gowda Maths
Rahul Sharma Science
Stephen Fleming Science

“DAN” Operator Logical:

Jika Anda ingin memilih baris yang harus memenuhi semua kondisi yang diberikan, Anda dapat menggunakan operator logis, DAN.

Untuk Contoh: Untuk menemukan nama-nama siswa antara usia 10 sampai 15 tahun, query akan seperti:

SELECT first_name, last_name, age
FROM student_details
WHERE age >= 10 AND age <= 15;

Outputnya akan menjadi sesuatu seperti,

first_name last_name age
————- ————- ——
Rahul Sharma 10
Anajali Bhagwat 12
Shekar Gowda 15

“TIDAK” Operator Logical:

Jika Anda ingin mencari baris yang tidak memenuhi kondisi, Anda dapat menggunakan operator logis, NOT. TIDAK menghasilkan kebalikan dari kondisi. Artinya, jika kondisi dipenuhi, maka baris tidak dikembalikan.

Sebagai contoh: Jika Anda ingin mengetahui nama-nama siswa yang tidak bermain sepak bola, query akan seperti:

SELECT first_name, last_name, games
FROM student_details
WHERE NOT games = ‘Football’

Outputnya akan menjadi sesuatu seperti,

first_name last_name games
—————- —————- ———–
Rahul Sharma Cricket
Stephen Fleming Cricket
Shekar Gowda Badminton
Priya Chandra Chess

6.Operator koma (comma operator)
Operator ini biasanya digunakan untuk menggabungkan beberapa statement atau ungkapan dalam 1 baris kode program, yang proses perintahnya, berawal dari sebelah kiri koma ke sebelah kanan koma.
Contoh:
X=3;
Y=X*3;
Dapat ditulis dengan menggunakan operator koma sebagai berikut:

Y=(X=3, X*3);

Kedua ungkapan tersebut akan menghasilkan Y bernilai 9 dan X bernilai 3. Nilai X yang dikalikan dengan 3 tidak akan merubah nilai X karena langsung disimpan pada Y. Perhatikan Tabel pada Artikel pengantar Operator berikut, jelas sekali bahwa operator koma berada di jenjang terendah, sehingga untuk menggunakan operator ini harus disertai dengan Operator ‘()’ agar tidak menghasilkan nilai yang salah. Perhatikan jika jika menghilangkan operator ‘()’ pada pernyataan di atas.

Y=X=3,X*3;

Pernyataan diatas akan menghasilkan nilai akhir Y=3 dan X=3.

7.Operator Bitwise (bitwise operator)
Bitwise Operator yaitu digunakan untuk operasi bit per bit pada nilai integer. Terdiri dari operator NOT, AND, OR, XOR, Shl, Shr. Type : int atau char
Bitwise operator, dari namanya sudah jelas diketahui pasti berhubungan dgn bit. Biasanya digunakan utk memanipulasi data bertipe bit dari tipe data integer atau byte. Bitwise ini sering dipakai dalam kasus enkripsi,kompresi,format file,jaringan(protokol),processing audio/video,dll.

Bitwise AND
Kalau kedua operand adalah 1,maka hasilnya 1. Selain itu hasilnya 0.
contoh:
13 & 11 = 9 <— mengapa hasilnya 9?
mari kita uraikan:
13 = 00000000 00000000 00000000 00001101
11 = 00000000 00000000 00000000 00001011
————————————————————– &
00000000 00000000 00000000 00001001 <- hasilnya 9
Bitwise OR
Kalau kedua operand adalah 0,maka hasilnya 0. Selain itu hasilnya 1.
contoh:
13 | 11 = 15 <— mengapa hasilnya 11?
mari kita uraikan:
13 = 00000000 00000000 00000000 00001101
11 = 00000000 00000000 00000000 00001011
————————————————————– |
00000000 00000000 00000000 00001111 <- hasilnya 15
Bitwise XOR
Kalau kedua operand adalah 1 atau 0,maka hasilnya adalah 0. Selain itu hasilnya 1.
contoh:
13 ^ 11 = 6 <— mengapa hasilnya 6?
13 = 00000000 00000000 00000000 00001101
11 = 00000000 00000000 00000000 00001011
————————————————————– ^
00000000 00000000 00000000 00000110 <- hasilnya 6
Bitwise Complement
Nilai operand akan menjadi bernilai negatif dan dikurangi 1.
contoh:
1.~0
2.~5
3.~-0
4.~-5
~0 = -1
~5 = -6
~-0 = -1
~-5 = 4

8.Operator alamat (address operator)
Pemrograman C++ menyediakan 2 (dua) buah operator alamat (address operators) yang berhubungan dengan penggunaan pointer.

• operator & akan menunjukkan alamat memori dari suatu variable,
• operator * digunakan untuk menunjukkan suatu pointer yang dapat menyimpan alamat suatu variable.

9.Operator gabungan (group operator)
Pemrograman C++ memungkinkan penulisan suatu operator pengerjaan (=) untuk digabung dengan operator lainnya yaitu dengan operator aritmetika, operator peningkatan dan penurunan serta operator bitwise.
Bentuk penulisannya sbb :
Operator pengerjaan
Variabel = variabel operator ungkapan;
Dapat diubah dengan ditulis sebagai berikut :
Operator lainnya
Operator pengerjaan
Variabel operator = ungkapan